BERITA
  • 02 Maret 2021
  • 0 Komentar
  • 51 Kali Dilihat
MENTERI KOPERASI DAN UKM KUNJUNGI PRINGSEWU

PAGELARAN - Perkoperasian merupakan salah satu sektor yang menunjang sekaligus memiliki andil yang cukup besar dalam upaya memulihkan perekonomian dimasa pandemi saat ini. Oleh karena itu, keberadaannya perlu mendapatkan perhatian yang serius agar dapat lebih maju dan berkembang. Gubernur Lampung Ir. H. Arinal Djunaidi damping Menteri Koperasi dan UKM Republik Indonesia Drs.Teten Masduki beserta rombongan kunjungi Kabupaten Pringsewu yang bertempat di Koperasi Mina Sinar mas yang berada di Pekon Pagelaran Kecamatan Pagelaran, merupakan Koperasi Produsen dengan sub sektor Perikanan dan lainnya. Kunjungan kerja ini dalam rangka Percepatan Program Pemulihan Ekonomi Nasional kedatangan Bapak Menteri disambut langsung Bupati Pringsewu Hi. Sujadi.

   

  


Menurut Menteri Koperasi dan UKM Drs.Teten Masduki saat meninjau sekaligus melakukan panen perdana ikan di kolam ikan milik Koperasi Mina Sinar Mas di Pekon Pagelaran, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsew (28/2/21), dalam rangka Percepatan Program Pemulihan Ekonomi Nasional, Koperasi dan UMKM selama ini kurang berkembang, permasalahannya sebetulnya bukan dari minimnya pembiayaan, akan tetapi lebih disebabkan dari model bisnis yang kurang inovasi. Karenanya, kedepan pihaknya mendorong Koperasi dan UKM membuat usaha bersamaKoperasi dan UMKM sebagai bagian dari Industri Nasional, agar dapat bersatu dan bermitra, antara usaha besar maupun kecil, antara hulu dan hilir.

Sementara itu, Bupati Pringsewu Hi.Sujadi mengatakan Pemkab Pringsewu berkomitmen untuk mempertahankan produksi pertanian. Terkait perikanan, produksi ikan di Kabupaten Pringsewu bukan hanya untuk konsumsi lokal namun juga luar Provinsi. Beberapa produk perikanan dari Pringsewu diantaranya adalah gurame, lele, patin, koi dan cupang. Jumlah Koperasi di Kabupaten Pringsewu sekitar 176 koperasi, dan UMKM mencapai 796 UMKM. Dimasa pandemi saat ini, memang terjadi perlambatan ekonomi. Hi.Sujadi juga berharap UMKM di Pringsewu bisa naik kelas dan lebih berkembang. Dikatakan Drs.Teten Masduki, UMKM di Indonesia merupakan yang terbanyak dibandingkan dengan Negara-negara tetangga, akan tetapi kurang Produktif. Hal ini menjadi PR bersama, sehingga UMKM dan koperasi harus mulai fokus berusaha untuk menghasilkan komoditi yang unggul, baik untuk market lokal maupun Internasional. Karenanya kita berharap UU Cipta Kerja dapat segera diimplementasikan dalam rangka mengembangkan usaha, disamping subsidi pajak terus dilakukan.


Selain itu, lanjut Menteri Koperasi dan UKM didampingi Direktur LPDB KUMKM, Gubernur Lampung Ir.H.Arinal Djunaidi dan Bupati Pringsewu Hi.Sujadi, Pemerintah melihat Tahun 2021 ini kondisinya masih belum normal akibat pandemi. Oleh karena itu, selama Covid-19 ini belum teratasi, proses pemulihan masih akan lama, oleh sebab itu, program vaksinasi Covid-19 harus berjalan sukses. Gubernur Lampung Ir.H.Arinal Djunaidi pada acara terbatas dengan penerapan protokol kesehatan, yang juga dihadiri Ketua DPRD, Kadis Koperasi dan UKM Provinsi Lampung, Kaporles Pringsewu, Dandim 0424/GTM, Sekda Kab. Pringsewu, ketua TP-PKK Kabupaten, DWP Kabupaten, Ka. OPD Terkait, Bank BNI,Bank BRI, Bank Lampung , Koperasi dan Pelaku UMKM se-Kabupaten Pringsewu. menambahkan kebutuhan pangan DKI Jakarta, termasuk ikan air tawar,sebagian besar dipasok dari Lampung, sehingga menurutnya hal tersebut merupakan peluang untuk pemasaran produk-produk pertanian dari Lampung. (Pringsewu, 02/03/2021-Diskoperindag/Ipeh/br.)